Arsip Tag: OP Tanjung Priok

SERTIJAB KEPALA KANTOR OTORITAS PELABUHAN TANJUNG PRIOK

ALFIJAK- Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok (OP) mengadakan acara Serah Terima Jabatan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok. Dengan terselenggaranya acara tersebut, menandai berakhirnya masa bakti Capt Hermanta, SH, MM, M.Mar sebagai Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang digantikan oleh Ibu Jece Julita Piris yang sebelumnya menjadi Kepala OP Belawan Medan.

Acara serah terima jabatan tersebut juga dibarengi dengan acara syukuran penganugerahan penghargaan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diperoleh Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok pada Selasa (10/12/2019).

Dalam sambutannya Capt Hermanta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai OP Tanjung Priok yang selama ini telah mendukung program kerja dan bersama-sama berjuang sampai akhirnya bisa meraih predikat WBBM.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pejabat struktural, pegawai, dan pihak-pihak yang selama ini telah mendukung program kerja saya dan berjuang bersama-sama dalam meraih predikat WBBM”, ujar Capt Hermanta.

Sebagai Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang baru, Ibu Jece Julita Piris menyampaikan apresiasinya kepada Capt Hermanta serta seluruh pegawai yang telah mendapatkan predikat WBBM. Beliau juga menyampaikan kepada seluruh pegawai untuk mendukung program kerja yang akan dicanangkan nantinya.

“Saya sangat mengapresiasi Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang telah memperoleh predikat WBBM. Saya berharap seluruh pegawai dapat bersama-sama mempertahankan predikat WBBM ini. Saya juga memohon dukungan dan kerja sama seluruh pegawai dalam mendukung serta menjalankan program kerja yang telah direncanakan” ujar mantan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Ir Djoko Sasono MSc, para Kepala Biro, diantaranya Karo Kepegawaian, Karo Keuangan, Karo Umum, Karo Perencanaan, Karo Hukum, Karo KIP, Kapustikom, Ketua Mahkamah Pelayaran, Ketua STIP Marunda, Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraah, Sesditjen Darat, Sesditjen Laut, pejabat struktural di lingkungan Kementerian Perhubungan serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) sekitar wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam sambutannya, Sekjen Djoko Sasono menyampaikan terima kasih kepada Capt Hermanta serta mengucapkan selamat datang kepada Ibu Jece Julita Piris.

“Kami mengucapkan apresiasi kepada Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok yang telah memperoleh predikat WBBM. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Capt Hermanta atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin OP Tanjung Priok, serta kami juga mengucapkan apresiasi yang sebelumnya berhasil memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi di Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, kami juga mengucapkan selamat datang di Pelabuhan Tanjung Priok kepada Ibu Jece Julita Piris. Kami berharap di kepemimpinan Beliau dapat mempertahankan predikat WBBM di OP Tanjung Priok” Pungkas
Sekjen Kemenhub.

Sedangkan Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Kawasan dan Kemitraan, Gede Pasek Suardika mengatakan bahwa Menteri Perhubungan memberikan himbauan agar dengan raihan predikat WBBM ini, OP dapat terus meningkatkan pelayanan sehingga dapat menurunkan biaya logistik.

“Saya dihubungi oleh Pak Menteri untuk menyampaikan himbauan kepada OP Tanjung Priok bahwa pencapaian WBBM ini sebagai pemicu dan penyemangat untuk terus meningkatkan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Priok sehingga dapat menurunkan biaya logistik nasional” tutup Staf Ahli.

ALFI : Capaian WBBM Tak Mudah, OP Priok Agar Pertahankan Kinerja

Adil Karim, Ketum DPW ALFI DKI JAKARTA

ALFIJAK- Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta mengharapkan Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok dapat mempertahankan kinerjanya setelah instansi itu meraih penghargaan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Ketua Umum DPW ALFI DKI Jakarta, Adil Karim mengatakan prestasi WBBM merupakan pencapaian yang tidak mudah saat Kantor OP Tanjung Priok dipimpin Capt Hermanta.

“Makanya kami berharap agar Kepala OP Tanjung Priok yang baru dapat mempertahankan capaian prestasi itu atau meningkatkan kinerjanya agar semakin baik lagi dimasa mendatang,” ujar Adil Karim, pada Senin (16/12/2019).

Pada akhir pekan lalu, Kementerian Perhubungan telah merotasi sejumlah pejabat eselon di lingkungan instansi itu, termasuk jabatan Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dan Kepala Kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok.

Capt. Hermanta yang sebelumnya menjabat Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok, kini menjadi Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok, sedangkan Jece Julita Piris diangkat menjadi Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok.

Menurut Adil Karim, dengan kepemimpinan Capt Hermanta sebagai Kepala Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok, diyakini juga akan mampu mengantarkan instansi Syahbandar tersebut meraih predikat WBBM.

Adapun, Kantor OP Tanjung Priok yang kini dinakhodai Jece Julita Piris, imbuhnya, dapat melanjutkan hal-hal baik yang selama ini telah dirintis oleh pendahulunya.

“Kami (ALFI) DKI juga berharap Kepala OP Tanjung Priok yang baru saat ini, dapat berkordinasi dan bekerjasama dengan semua stakeholders di pelabuhan Priok,”ucap Adil.

Pada 10 Desember 2019, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok telah menerima penghargaan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Cahyo Kumolo yang didampingi oleh Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi kepada Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok saat itu, Capt Hermanta.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia).

Hal ini dilakukan untuk memberikan apresiasi kepada Kementerian atau Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (K/L) yang melakukan percepatan reformasi birokrasi.

“Dengan capaian WBBM oleh Kantor OP Tanjung Priok, artinya wilayah kerja pelabuhan Priok sudah terbebas dari praktik pungutan liar atau pungli. Pelabuhan ini juga berkomitmen melayani sepenuh hati bagi seluruh pengguna jasa di pelabuhan tersibuk di Indonesia itu,”ujar Adil Karim yang kini juga aktif mengajar di ALFI Institute.