Syah, Adil Karim Pimpin DPW ALFI Jakarta 2019-2024

Alfijak : President Director PT Trimitra Express, Adil Karim terpilih menjadi Ketua Umum DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta masa bakti 2019-2024.

Adil yang merupakan mantan Sekum DPW ALFI DKI Jakarta 2014-2019 itu harus berebut suara dengan tiga calon lainnya pada Muswil ke 5 asosiasi itu.

“Kita harus membekali profesionalisme kita sebagai SDM logistik nasional agar bisa meningkat lagi,” ujar Adil dalam sambutannya usai dikukuhkan oleh Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi.

Pemilihan Ketua ALFI DKI Jakarta 2019-2024 dilakukan melalui mekanisme formatur pada rangkaian Musyawarah Wilayah ke 5 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta, pada Kamis (5/12/2019).

Sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga atau AD/ART asosiasi tersebut, rangkaian pemilihan dilaksanakan melalui mekanisme keterwakilan atau formatur dengan anggota formatur sebanyak lima orang yang berasal dari unsur pengurus DPP ALFI, unsur pengurus DPW ALFI DKI Jakarta, dan tiga orang formatur lainnya dipilih dari peserta Muswil melalui pemungutan suara.

Setelah dilakukan penyaringan oleh Sidang Muswil yang dipimpin Anwar Satta, terdapat sebanyak 17 peserta yang mengajukan diri sebagai Formatur.

Sidang Muswil selanjutnya mengumumkan tiga nama Formatur yang dipilih peserta yang meraih suara terbanyak yakni; Ian Sudiana (39 suara), Hery Susanto (63) dan Adil Karim (76).

Kemudian, sidang Muswil mengumumkan Formatur terpilih sebanyak lima orang yakni; Yukki N Hanafi (Ketua Umum DPP ALFI), Widijanto (inchumbent), Adil Karim, Hery Susanto dan Ian Sudiana.

Adapun yang menyatakan bersedia menjadi calon Ketua Umum DPW ALFI periode 2019-2024 sebanyak empat calon yakni; Widijanto (inchumbent), M.Qadar Jafar (mantan pengurus), Sugiyanto (mantan pengurus) dan Adil Karim (mantan Sekjen).

Sebelum dilakukan pemilihan Formatur, masing-masing Calon Ketua ALFI DKI 2019-2024 menyampaikan visi dan misinya selama durasi tiga menit dihadapan seluruh peserta Muswil ALFI DKI Jakarta.

Muswil ke 5 ALFI DKI Jakarta tersebut dibuka resmi oleh Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi.

Sesuai daftar hadir, Muswil itu diikuti sekitar 207 perusahaan anggota ALFI dan sejumlah undangan serta peninjau.(#)

Berikut Susunan Pengurus DPW ALFI DKI Jakarta Periode 2019-2024

Ketua Dewan Kehormatan : Syukri Siregar
Ketua Dewan Pembina : Widijanto
Ketua Umum : Adil Karim
Sekretaris Umum : Fauzan
Wakil Ketua Bidang Kepabeanan dan Kepelabuhanan : Hery Susanto

Muswil ALFI DKI Digelar 5 Des 2019

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta, siap menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke V, pada 5 Desember 2019 dengan mengambil tema Meningkatkan Peran ALFI/ILFA Dalam Mewujudkan Ekosistem di DKI Jakarta Guna Mengantisipasi Era Industri 4.0.

Muswil dalam rangka melaksanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) itu merupakan perhelatan tertinggi seluruh anggota di organisasi tersebut untuk memilih Pengurus/Ketua DPW ALFI periode 2019-2024.

Seluruh perusahaan anggota DPW ALFI DKI dihimbau untuk menghadiri Muswil ke V tersebut, mengingat undangan ke masing-masing perusahaan anggota sudah disampaikan oleh sekretariat ALFI DKI.(redaksi)

ALFI Minta Tak Ada Pembatasan Truk Logistik di Jelang Nataru

Adil Karim, Sekum DPW ALFI DKI JAKARTA

JAKARTA- Pengusaha forwarder dan logistik di DKI Jakarta mengharapkan tidak ada pembatasan operasional truk di ruas jalan tertentu menjelang Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

Sekretaris DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta, Adil Karim mengatakan, saat ini pengusaha logistik sedang giat-giatnya memacu aktivitas ekspor untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Biasanya delivery kegiatan ekspor itu terjadi di akhir pekan.Jangan sampai ada pembatasan operasional truk logistik di akhir pekan apalagi menjelang Natal dan akhir tahun seperti ini,”ujar Adil Karim pada Senin (2/12/2019).

Sebagaimana diberitakan, menjelang musim Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Kementerian Perhubungan kembali merencanakan pembatasan operasi angkutan barang selama periode puncak Nataru itu.

Rencananya, pembatasan dilakukan selama 5 hari terhadap angkutan barang san logistik di jalan tol dan jalan nasional selama Nataru.

Pembatasan dilakukan pada Jumat–Sabtu, 20-21 Desember 2019; Rabu, 25 Desember 2019; serta Selasa, 31 Desember 2019- Rabu,1 Januari 2020.

Adapun, lokasi pembatasan operasional truk logistik tersebut yakni; pada Rabu, 25 Desember 2019 atau hari Natal berada di ruas Tol Cikampek-Jakarta (arah menuju Jakarta).

Pembatasan berlaku bagi mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih dan mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandeng, serta mobil barang pengangkutan bahan galian (tanah, pasir, batu), bahan tambang, bangunan.

Sementara itu, pembatasan operasional tidak berlaku bagi mobil pengangkut BBM, barang ekspor dan impor dan dan menuju pelabuhan, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta barang-barang pokok.

Adil Karim mengungkapkan, sebanyak 22 kawasan industri tersebar di wilayah Jakarta sampai dengan Cikampek.

“Kalau mau membuat kebijakan pembatasan truk logistik, pada ruas Jakarta-Cikampek mesti juga memberikan solusi terhadap keberlangsungan aktivitas industri tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menilai pembatasan operasi angkutan barang setiap musim Nataru sangat menyulitkan operasional pengusaha truk.

“Kami sudah mengusulkan tidak adanya pelarangan atau pembatasan angkutan barang selama musim puncak Nataru itu. Kita siap tidak beroperasi pada tanggal merah atau waktu libur saja,”ucap Gemilang.

Menurut Gemilang, adanya pembatasan opeasional truk di luar tanggal merah atau hari libur justru membuat pengemudi/sopir truk enggan bekerja.

“Pada akhirnya Sopir enggak mau narik lagi dan memilih libur ketimbang harus masuk selang-seling.Akibatknya pengusaha truk kesulitan cari Sopir pengganti,sehingga pada gilirannya truk pun berhenti tidak operasional,”paparnya.(sumber:beritakapal.com)

RI Butuh SDM Logistik Bertaraf Internasional

ALFIJAK : Indonesia dinilai membutuhkan sumber daya manusia (SDM) di bidang maritim, logistik, dan transportasi bertaraf internasional untuk menunjang kebutuhan industri kepelabuhanan, maritim, dan logistik di tanah air.

Direktur Utama PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI), Amri Yusuf, di Jakarta, disalin dari laman kantor berita Antara, mengatakan saat ini peningkatan kapasitas SDM di bidang maritim, logistik dan transportasi semakin menjadi tuntutan.

“Kapasitas kapal-kapal pelayaran semakin besar, dan volume barang yang diangkut juga terus meningkat. Oleh karena itu, kapasitas dan kapabilitas SDM di bidang maritim, logistik dan transportasi dituntut semakin cepat dan efisien,” kata Amri Yusuf.

Amri mengatakan, PMLI akan terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan kapasitas SDM di bidang maritim, logistik, dan transportasi. Peningkatan kapasitas SDM ini sejalan dengan visi Indonesia Maju, yang diusung pemerintah saat ini.

Konkritnya, PMLI  menggandeng Natwide Personnel Australia untuk menandatangani kerja sama pengembangan kapasitas SDM bidang maritim, logistik dan transportasi. Kerja sama ini diharapkan bisa menunjang kebutuhan lisensi bertaraf internasional, khususnya di bidang maritim, logistik, dan transportasi.

Amri menegaskan, dengan ditandatanganinya kesepakatan kerja sama ini, PMLI siap menyelenggarakan pelatihan kompetensi SDM Logistik Indonesia yang bertaraf internasional. “Selain standar ASEAN, PMLI juga sedang dalam tahap untuk mendapatkan akreditasi sebagai penyelenggara pelatihan logistik dari sebuah organisasi pelatihan berskala global,” ujarnya.

Dia menegaskan, sebagai badan usaha yang fokus dalam Pelatihan dan Konsultan, PMLI melihat visi pemerintah lima tahun ke depan ini sebagai momentum untuk aktif ambil bagian sekaligus mewujudkan visi perusahaan menjadi mitra pembelajaran terbaik dalam peningkatan kompetensi SDM pada industri kepelabuhanan, maritim dan logistik di tanah air.

Sementara itu, Chief Executive Officer Natwide Australia, Bernard O’Hara mengatakan, Indonesia yang memiliki wilayah maritim yang sangat luas, membutuhkan SDM yang kompeten, yang ditandai dengan kepemilikan lisensi bertaraf Internasional.

“Indonesia memiliki penduduk dengan usia produktif yang besar, seharusnya bisa mendorong SDM-nya untuk bisa bersaing di tingkat internasional. Saya membayangkan suatu hari nanti SDM logistik yang kompeten dari Indonesia bisa menguasai pasar tenaga kerja dan bahkan bisa bersaing di mancanegara, dalam menyongsong kebangkitan ekonomi global,” ujar Bernie.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan pelayanan bongkar muat (throughput) petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok meningkat menjadi delapan juta TEUs pada 2019 setelah pada  2018 mencapai 7,5 juta TEUs. “Harapannya naik dari 7,5 juta jadi delapan juta dan terus naik. Tentunya kita harus menekan biaya-biaya,” tutur Budi, demikian Antara.

Menhub menjelaskan bahwa peningkatan throughput ini masih dapat terus diupayakan hingga mencapai 10-12 juta TEUs per tahun. “Kalau mau dinaikkan jadi 10-12 juta masih bisa, masih ada kapasitas tak perlu memperbesar pelabuhan. Yang perlu dilakukan bagaimana dari pelabuhan-pelabuhan di Surabaya, Makassar, Palembang terkonsolidasi ke sini. Sehingga kapal-kapal besar datang ke sini frekuensinya lebih banyak,” katanya.

Peningkatan throughput akan didukung dengan pelayanan arus bongkar muat yang di maksimalkan pada akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu.

Peningkatan pelayanan ini dilakukan agar arus bongkar muat tidak hanya menumpuk di hari Kamis dan Jumat. “Selama ini barang-barang itu relatif tidak maksimal di Sabtu Minggu, oleh karenanya saya minta ke tim untuk aktifkan Sabtu Minggu. Kita mesti masuk. Terima kasih pihak karantina dan bea cukai datang semua sehingga jadi ada suatu kenaikan,” kata Menhub.

“Kalau ada pelayanan maka ini bisa beroperasi tidak hanya sekali seminggu tapi bisa 2-3 kali, kemacetan juga berkurang. Bayangkan kalau berkumpul di Kamis dan Jumat maka keluar masuk dari sini jadi mengantre,” tambahnya.(ri)