Sistem ganjil genap kurangi kepadatan kendaraan di tol

Larangan truk masuk tol Jakarta diperpanjang

Kepolisian dan PT Jasa Marga (Persero) memprediksi arus balik libur Tahun Baru akan terjadi 2 Januari 2018.

JAKARTA (alfijak): Saat arus balik Tahun Baru, kondisi lalu lintas di ruas Tol Dalam Kota dan Tol Jakarta-Cikampek diperkirakan bakal terjadi kemacetan.

Untuk meminimalisir kemacetan, Polda Metro Jaya tengah meminta Kementerian Perhubungan agar larangan kendaraan angkutan barang/truk melintas di jalan tol diperpanjang hingga 2 Januari 2018.

“Batasnya kan (pelarangan) 29-30 Desember 2017. Tapi saya minta perpanjangan sampai 2 Januari 2018. Saya sudah koordinasi dengan Jasa Marga, puncaknya (arus balik Tahun Baru) 1-2 Januari 2018,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Halim Pagarra kepada wartawan, Kamis (28/12/2017).

Soal jumlah kendaraan yang masuk Jakarta pada puncak arus balik Tahun Baru tersebut, Halim Pagarra belum bisa memprediksi.

Menurut dia pihak Jasa Marga yang memiliki data tentang rincian jumlah kendaraan yang melintasi jalan tol.

Namun, untuk mengantisipasi kemacaten Pagarra bakal menyiagakan personelnya di titik kepadatan lalu lintas. Selain itu, lokasi pos-pos pengamanan (pospam) juga sudah dipindah ke titik arus balik dan arus balik libur Tahun Baru.

“Sudah kami pindahkan pospamnya yang ada di Cikarut, dipindahkan menuju arah Jakarta,” tandasnya.

Untuk mengantisipasi arus balik tersebut, lanjut Halim, pihaknya akan menyiagakan anggotanya di beberapa pos pemantauan.

Termasuk dengan memindahkan lokasi pos pemantauan.

“Sudah kita pindahkan pos pamnya yang ada di GT (Gerbang Tol) Cikarut (Cikarang Utama) dipindahkan menuju ke arah Jakarta,” katanya. (tribunnews.com/sindonews.com/ac)